Dolar Australia menguat karena sentimen pasar mengenai kemungkinan tidak adanya penurunan suku bunga RBA dalam waktu dekat.
ASX 200 Australia bergerak lebih tinggi menyusul lonjakan semalam di Wall Street.
Dolar AS menerima dukungan kenaikan karena data PMI AS yang beragam mengindikasikan ekspansi ekonomi.
Klaim Pengangguran Awal AS turun ke 201 ribu, dibandingkan perkiraan sebelumnya sebesar 218 ribu dan 213 ribu.
Dolar Australia (AUD) terus bergerak ke arah positif dipengaruhi oleh indeks S&P/ASX 200 yang bergerak menguat menyusul lonjakan Wall Street semalam. Laporan triwulanan yang optimis dari Nvidia mendorong S&P 500 dan Nasdaq Composite ke penutupan tertinggi baru sepanjang masa.
Dolar Australia (AUD) mendapat dukungan dari data domestik yang menunjukkan bahwa aktivitas sektor swasta kembali tumbuh pada bulan Februari untuk pertama kalinya dalam lima bulan, didorong oleh ekspansi yang kuat di sektor jasa. Selain itu, Dolar Aussie mendapat keuntungan dari sentimen pasar mengenai kemungkinan tidak adanya penurunan suku bunga setelah Risalah Rapat Reserve Bank of Australia (RBA) baru-baru ini.
Indeks Dolar AS (DXY) menerima dukungan kenaikan karena data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan kekuatan, dengan Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan bahwa Klaim Pengangguran Awal mingguan turun di bawah ekspektasi konsensus. Selain itu, data awal Indeks Manajer Pembelian Global (PMI) S&P yang beragam menunjukkan ekspansi ekonomi, memperkuat alasan bagi Federal Reserve untuk mempertahankan kenaikan suku bunga dalam jangka waktu yang lebih lama untuk mengatasi tekanan inflasi. Selain itu, pernyataan Hawkish dari pejabat Federal Reserve AS, yang menekankan penghindaran penurunan suku bunga dalam waktu dekat, dapat semakin meningkatkan dukungan terhadap Dolar AS (USD).
Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ