Sinyal Damai Trump Tekan Harga Minyak, Premi Risiko Geopolitik Mulai Memudar

avatar
· 阅读量 541


Sinyal Damai Trump Tekan Harga Minyak, Premi Risiko Geopolitik Mulai Memudar


Fundamental


Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas Waktu, meskipun masih diliputi oleh ketidakpastian mengenai pembicaraan damai untuk kedepannya, yang pada akhirnya memberikan tekanan turun bagi harga minyak mentah sejak memasuki sesi perdagangan waktu Asia pagi ini.


Namun nampaknya penurunan ini masih terbatas menyusul kekhawatiran terhadap gangguan pasokan yang berkelanjutan masih tetap ada, terutama karena masih ditutupnya Selat Hormuz, di tengah blokade dari Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran sehingga jalur lalu lintas 20% dari total pengiriman minyak mentah tersebut masih mengalami hambatan.


Kontrak Berjangka minyak mentah jenis Brent turun 0.4% menjadi $98.13 per barel, sementara untuk kontrak berjangka minyak jenis West Texas Intermediate juga mencatat penurunan 0.4% menjadi $89.59 per barel.


Pada Selasa kemarin Trump mengatakan bahwa pihaknya akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa adanya batas Waktu, yang memungkinkan kedua negara untuk melanjutkan pembicaraan damai guna mengakhir perang di antara keduanya, namunsalah seorang duta besar Iran untuk PBB Kembali menegaskan bahwa untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian maka AS harus menarik mundur seluruh pasukan militernya dari aksi blokade selama ini.


Teknikal


Sinyal Damai Trump Tekan Harga Minyak, Premi Risiko Geopolitik Mulai Memudar


Secara struktur pasar pergerakan harga minyak mentah dalam timeframe H4 tren yang mengindikasikan bearish yang dominan, dimana harga sudah berhasil break dari area $90 per barel, dan terlihat level lower high dan lower low yang sudah terbentuk.


Harga saat ini berada dekat area level 50% Fibonacci, sebagai minor resistance, yang memberikan signal harga telah memasuki zona rejection, dengan signal Stochastic Oscilator yang mulai menedekati area Overbought yang berarti momentum bullish sudah melemah dan rentan terhadap koreksi di jangka pendeknya.


Jika mengacu pada signal yang ditunjukkan oleh sejumlah indicator di atas, dapat disimpulkan bahwa harga minyak mentah masih berada dalam trend bearish jangka pendeknya, dan jika terjadi kenaikan hanya bersifat pullback sementara.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 2
avatar
Waduh 😱
avatar
Wahh

-THE END-

  • tradingContest