Laporan Berita Harian Industri - 06 Juni 2023

avatar
· Views 157

Laporan Berita Harian Industri - 06 Juni 2023

Berita Industri
1. Bursa CPO Akan Luncur Juni 2023, Mendag Akui karena Banyak Aturan yang Persulit Ekspor CPO

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan optimistis bahwa kebijakan ekspor minyak sawit mentah atau CPO melalui bursa berjangka akan diluncurkan pada Juni 2023 sesuai target yang telah ditetapkan. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah para pengusaha, meningkatkan efisiensi dan transparansi, serta meningkatkan perdagangan Indonesia. Dalam kondisi perekonomian global yang sedang melemah, ekspor CPO masih mengalami surplus meskipun tidak signifikan. Untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam ekspor, terutama kebijakan sertifikasi di Eropa dan Amerika, perlu dilakukan inovasi seperti pengalihan pasar dari tradisional ke nontradisional seperti Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika. Zulkifli juga menekankan pentingnya Indonesia memiliki harga acuan sendiri sebagai negara penghasil CPO terbesar di dunia. Meskipun perubahan kebijakan hanya mengatur ekspor CPO melalui bursa berjangka, kebijakan DMO tetap berlaku dan pelaku usaha diharapkan dapat mendukung pengaturan ini. Pemerintah juga akan memastikan bahwa ekspor CPO melalui bursa berjalan efektif dengan melibatkan berbagai pihak terkait dan melaksanakan masa transisi selama 60 hari untuk sosialisasi kebijakan dan integrasi sistem yang diperlukan.

 
2. OPEC dan Sekutu Bertemu Bahas Kesepakatan Baru Produksi Minyak
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan OPEC+ telah melakukan pertemuan untuk membahas kesepakatan baru guna menyesuaikan kuota produksi negara dan mengurangi produksi lebih lanjut. Arab Saudi berencana untuk mengurangi produksi minyak secara sukarela sebagai bagian dari kesepakatan OPEC+ yang lebih luas. Diskusi mengenai garis dasar produksi telah menyebabkan penundaan dalam pembicaraan formal selama lebih dari enam jam. Ada kemungkinan OPEC+ akan menyetujui perpanjangan kebijakan hingga 2023 dan melakukan pemotongan tambahan pada 2024, asalkan garis dasar produksi baru disepakati. Namun, belum ada kejelasan mengenai kapan Arab Saudi akan memulai pemotongan produksi. Negara-negara anggota OPEC, khususnya Arab Saudi, sedang berusaha meyakinkan negara-negara Afrika seperti Nigeria dan Angola yang memiliki produksi lebih rendah untuk memiliki target produksi yang realistis. Keputusan OPEC+ memiliki dampak signifikan pada harga minyak karena mereka memasok sekitar 40 persen minyak mentah dunia. Negara-negara Barat telah menuduh OPEC melakukan manipulasi harga minyak dan merusak ekonomi global melalui biaya energi yang tinggi. Mereka juga menyalahkan OPEC karena dianggap terlalu mendukung Rusia meskipun ada sanksi Barat terhadap Rusia akibat invasi Ukraina. OPEC menanggapi dengan mengatakan bahwa kebijakan pencetakan uang oleh negara-negara Barat telah menyebabkan inflasi dan memaksa negara-negara produsen minyak untuk melindungi nilai ekspor utama mereka. Negara-negara Asia seperti Tiongkok dan India menjadi pembeli terbesar minyak Rusia dan menolak ikut serta dalam sanksi Barat terhadap Rusia.
 
3. Uang Korban Investasi Bodong Evotrade Bakal Dikembalikan
Paguyuban Perkumpulan Perlindungan Investor Evotrade mengumumkan bahwa berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Surabaya pada Februari 2023, barang bukti yang disita akan dikembalikan kepada para korban dengan proporsional. Ketua paguyuban, Nur, mengingatkan para anggota untuk bersabar dalam menunggu proses pengembalian hak mereka. Paguyuban ini telah dibentuk sejak tahun 2022 oleh korban investasi bodong Evotrade untuk memperjuangkan pengembalian dana yang disita. Saat ini, jumlah anggota paguyuban mencapai 1.577 dengan total kerugian mencapai Rp283.917.239.437. Nur juga mengingatkan kepada korban robot trading Evotrade yang belum bergabung dengan paguyuban agar segera mendaftar guna proses eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum. Evotrade adalah perusahaan ilegal yang menjual aplikasi robot trading tanpa izin dan menggunakan skema Ponzi. Mereka menjanjikan keuntungan kepada korban dengan mengandalkan merekrut korban baru dalam skema Ponzi. Evotrade tidak memiliki izin dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam bertransaksi.
 Komplain Broker
1.  Fitur Aplikasi HSB Kurang Lengkap?

Salah seorang pengguna di broker HSB mengungkapkan bahwa di aplikasi HSB tidak terdapat opsi buy stop dan sell stop.

 

2. Kendala Aplikasi MIFX Buat Pengguna Kesal, Kok Bisa?!

Seorang pengguna di broker MIFX mengeluh bahwa order di aplikasi MIFX seringkali tidak dieksekusi dan sering mengalami masalah koneksi terputus. Menurut pengguna, perilaku aplikasi MIFX ini terasa aneh seiring berjalannya waktu.

  

3. Aplikasi Broker MiTrade Fiturnya Minim!

Seorang pengguna di platform MiTrade mengusulkan agar jumlah deposit yang dibutuhkan bagi pemula dapat diperkecil lagi. Pengguna juga mengusulkan penambahan fitur-fitur seperti indikator timer candle, Fibonacci, garis tren, garis horizontal, dan fitur-fitur lainnya.

  

4. Trading dengan Broker Trade W Buat Rugi?

Salah satu pengguna di broker Trade W Investasi merasa bahwa broker Trade W terlihat tidak jujur karena mengalami dua kali kejadian di mana harga belum menyentuh stop loss (SL) namun posisi tradingnya sudah terlikuidasi. Pengguna tersebut telah mengajukan keluhan kepada customer service dan mengirim beberapa bukti, namun tetap saja customer service tersebut mempertahankan pendapat bahwa harga telah menyentuh SL.

Tuyên bố miễn trừ trách nhiệm: Quan điểm được trình bày hoàn toàn là của tác giả và không đại diện cho quan điểm chính thức của Followme. Followme không chịu trách nhiệm về tính chính xác, đầy đủ hoặc độ tin cậy của thông tin được cung cấp và không chịu trách nhiệm cho bất kỳ hành động nào được thực hiện dựa trên nội dung, trừ khi được nêu rõ bằng văn bản.

Bạn thích bài viết này? Hãy thể hiện sự cảm kích của bạn bằng cách gửi tiền boa cho tác giả.
Trả lời 1

Để lại tin nhắn của bạn ngay bây giờ

  • tradingContest